Ahad semalam aku celebrate father's day untuk dua orang ayah....jangan panik..father's day untuk abah aku n ayah kepada anak aku lerr...last year celebrate kat Equatorial,tapi tahun ni...plan tak berapa menjadi,so kat umah jer la...selamat hari bapa untuk dua orang bapa....for 'Sivaji the boss'-my husband,thank you for everything...dan untuk abah terima kasih kerana mendewasakan kami semua...mak,mak jangan risau,kami akan jaga abah macam mak jaga abah dulu,walaupun tak sebaik dan sesempurna jagaan mak...
Weee....dah sebulan lebih aku tak menjenguk ke blog nihh...bukan apa,sibuk ya amat wehhh...memang teramat-amat sibuk dengan macam-macam benda,bukan tak rindu nak menulis,tapi terpaksa tahankan hati,sebab aku kalau dah mengadap laptop dan online internet,boleh jadi lupa dunia keliling,jadi untuk mengelakkan diri daril'lupa diri',aku kunci laptop ni dalam almari,biar tak nampak...memang banyak cerita ceriti nak aku muatkan di sini...

CULCULATOR BARU
Aku nak mula dari rasa gembira ya amat amat sebab dah lepas tiga bulan 'sawan dan gila meghoyan'....abih belajo lerr...aku tak sempat nak muatkan gambar-gambar waktu aku dan kawan-kawan ditimpa sewel final exam ari tu....tak tau ler macam mana result kali ni...untuk Encik Azizi kalau baca blog ni,teman mohon mahap bebanyak ler...teman ada beli culculator berharga rm14.90 khas untuk digunakan untuk jawab soalan PN,malangnye teman tak tau nak guna culculator tu macam mana.....huhhuuu...


TQ ......
Aku nak ucapkan juga banyakkkkkk terima kasih kat Sivaji The Boss- my hubby...thanx for your support,walaupun dia sebenarnya amat amat tidak menggalakkan aku sambung belajar,tapi bila tengok aku degil gak,dia redha la kut...minyak kereta aku selalu diisi penuh,mintak beli ink printer,dia beli printer baru terus...ish,ish,ish..terharu ler...ada satu malam tu tak tidur dia bila internet buat hal,sedangkan aku amat-amat nazak perlu online,sudahnya aku berdengkur,dia tunggu line internet timbul kat meja.....esoknya terus dia tukar broadband baru...tiga kali ler tukar broadband,dari Maxis BERUKband (paling hampeh) ke CELCOM last dia tukar W1Max,memang laju giler....Terima kasih jugak untuk my princess...faham sangat ibu dia belajar...paling terharu bila kadang-kadang kawan bagitau,dia ada dua tiga kali,naik ke bilik guru dan duduk di kerusi aku,rindu ibu katanya. Waktu sambutan hari guru di sekolah,dia menangis sebabnya-semua cikgu dapat hadiah,tapi ibu tak de....eemmm alah...

PUTING BELIUNG
Selama tiga bulan belajar,aku paling tak tahan tengok rumah macam dilanda puting beliung...seumur hidup aku,aku tak pernah menghadapi situasi bila nak pakai baju atau apa-apa ler,kena korek dari dalam bakul sebab tak sempat lipat,belajar punya pasal,aku beli empat bakul dan dilabelkan mengikut keperluan,bakul besar untuk bos,satu lagi untuk aku,satu bakul untuk anati dan satu lagi bakul untuk 'assessori' yang kecik-kecik....adui...berkali-kali minta maaf kat bos dan janji lepas belajar je,rumah mesti tip top balik....
Aku juga diberi Allah kesihatan yang selalunya alhamdulillah,kecuali sesekali migrain,tapi amat amat jarang demam,tapi bila tiga bulan belajar,aku diserang empat kali demam teruk... tension wehhh...

BEST.....
Apa pun,zaman belajar bila-bila pun akan menjadi zaman yang menyeronokkan,jumpa kawan-kawan baru,pengalaman pengalaman yang kebanyakkannya menggembirakan... terima kasih pada semua lecturer yang pada aku,lecturer untuk group kami memang komited dan sporting semuanya....En. Azizi yang sempoi,Pn. Suguna yang manis,Mdm Ann yang jelita macam bintang pelem bollywood,Mdm. Oii yang sangat sangat sporting and very understanding,Miss Ng yang cute,Dr. Raja yang cool,and 'Atuk'....baik hati....

di sini aku perturunkan sikit gambo gambo ehsan dari SHIMA...aku tak bawak kamera,sebabnya kamera aku yang berharga beberapa sen lagi seribu tuh,terendam dek air laut kat pangkor oleh si bongsu....hish...

NOSTALGIA KDP4........
cuba tengok gaya budak bertiga nihh...si Hafiz tu pesal terteleng jer...makan leher ayam ler ni...si Nasir macam kena kawin pakse jerr...Sahari tu macam bodyguard depa berdua....
Mohsin tu dah sah sah terkenang zaman bersanding tuhh.....pehal Fazley tu macam dah terlepas angin jer....

apa pun.....kdp4 memang vogue.....
bersama mentor,Dr. Siti Hajar yang baik hati dan comel....





Aku terserempak dengan satu blog yang menyiarkan komik Gila-gila ni,waktu tengah sendat dengan assingment. Inilah satu-satunya komik yang memang 'great'. Aku membesar dan 'menua'dengan Gila Gila. Pernah didenda berdiri atas kerusi bila aku baca Gila Gila dalam kelas...sebabnya..kat luar buku sejarah...he he he...aku redha jer ler...Time tu aku di sekolah menengah,tak salah form two or form three. Aku ada koleksi Gila Gila yang sama tinggi dengan aku bila berdiri,tapi sayang semua koleksi tersebut rosak bila rumah aku banjir,selain Gila Gila,semua koleksi karya aku yang pernah tersiar di akhbar,majalah pun hancusss....tinggal kenangan3 dara pingitan karya kartunis Cabai,antara yang aku minat selain A.Mamud,tak jumpa pulak kartun tu...and one more..Jibam.....Jibam memang best......All the best Gila Gila....
I have no idea about others...but....i think this was how my face looked like during En. Azizi's class on pengukuran dan penilaian this morning....i have no idea what want to UKUR and to NILAI as well.....this oldman ha,always throw me into puzzle...this is the most tunggang langgang and haru biru subject compared to other subject in KDP....don't get angry ha, En.Azizi...anyway you're the most sempoi lecturer in IPBA....bravo.....

Cinta Tanpa Syarat
Oleh: Glenn Van Ekeren
Sumber: 12 Rahasia Kecil Menuju Hidup Bahagia
Dalam hati setiap orang ada kebutuhan untuk merasa dicintai tanpa harus diperiksa dahulu apakah ia pantas menerimanya.
~ Maurice Wagner ~
Joe agak pemalu ketika masih remaja, dan bahkan ketika sudah duduk di perguruan tinggi, ia juga tidak memiliki keberanian untuk mengajak kencan seorang gadis.
Pada suatu malam, Jake yang tinggal di kamar lain di asrama yang sama memberinya tawaran yang tak dapat ditolaknya, tawaran untuk memperkenalkannya dengan seorang gadis, teman pacar Jake, yang kebetulan sedang berkunjung untuk liburan akhir pekan.
"Tidak, terima kasih," sahut Joe. "Aku tidak mau kencan buta."
"Jangan khawatir dengan gadis ini," kata Jake meyakinkan Joe.
"Julie gadis istimewa, dan percayalah ia cantik."
"Tidak," ulang Joe.
"Ini bukan situasi yang mungkin gagal. Aku bahkan memberimu jalan keluar," papar Jake.
"Bagaimana? " tanya Joe.
"Waktu kita menjemput ke asrama mereka, tunggulah sampai ia keluar dari pintu, lalu periksalah sendiri. Bila kamu memang menyukainya, maka baguslah, kita akan menikmati malam yang menyenangkan. Tapi kalau menurutmu ia jelek, berpura-puralah terkena serangan asma. Cukup dengan 'Aaahhggggg!' lalu kaupegang tenggorokanmu seolah-olah sulit bernapas. Apabila ia bertanya, 'Ada apa?' katakan saja 'Asmaku kambuh.' Jadi kencan itu kita batalkan. Begitu saja. Tidak usah ragu. Tidak akan ada masalah."
Joe ragu-ragu. Akan tetapi ia setuju untuk mencobanya. Apa ruginya ? Ketika mereka tiba di pintu asrama mereka, Joe mengetuk pintu, maka keluarlah gadis itu. Joe mengamatinya dan tidak dapat mempercayai matanya. Ia cantik sekali. Betapa beruntungnya dia ? Ia hampir tidak tahu harus berkata apa.
Gadis itu juga mengamati Joe dan tiba-tiba, "Aaahhggggg!"
Tampaknya tidak hanya mereka yang telah menyiapkan rencana darurat. Kebanyakan kita, entah kapan, pernah ditolak oleh seseorang karena kita tidak cukup cerdas, tidak cukup jangkung, tidak cukup gagah, tidak cukup tampan, tidak cukup cantik, dan sebagainya. Betapa beratnya ketika kita ditolak.
Apabila kita menerima seseorang tanpa syarat, kita memberi mereka kebebasan untuk berada di luar diri mereka sendiri. Penerimaan yang tulus memungkinkan kita melihat nilai sesungguhnya seorang manusia.
Seorang wanita muda yang pernah bertungangan dengan Mozart, sebelum ia meraih ketenaran, seharusnya hidup senang, andaikata ia mau menerima Mozart tanpa syarat. Namun karena terkesan oleh pria lain yang lebih tampan, ia menjadi tidak suka kepada musisi ini hanya karena ia pendek. Wanita itu akhirnya memutuskan pertunangan mereka untuk pindah ke pelukan orang yang jangkung dan menarik. Ketika dunia mulai mengakui Mozart atas prestasinya yang luar biasa dalam bidang musik, wanita tersebut menyesal dengan keputusannya dahulu. "Aku tidak menyangka bahwa ia sejenius itu. Yang kulihat hanyalah bahwa ia pendek. "
Sikap menerima mengkomunikasikan cinta dan nilai dan memberi orang percaya diri untuk menjadi seperti apa adanya. Sikap menerima juga memungkinkan mereka menjadi siapapun mereka sampai mereka menjadi apapun semampu mereka.
Ketika kita mencoba memaksa orang agar mereka menjadi seperti yang kita inginkan, kecenderungang mereka untuk mempertahankan diri, keras kepala, dan sakit hati muncul. Namun, apabila Anda memberi mereka peluang untuk menolak perubahan itu, berarti Anda juga memberi mereka kebebasan untuk berubah.
Berhentilah menerima orang berdasarkan apa yang dapat, harus, atau akan terjadi pada mereka andaikata mereka mendengarkan Anda. Kita akan terus memandang seseorang melalui kacamata keharusan, kepantasan, tuntutan dan prasangka sampai kita menerima orang lain tanpa syarat.
Eugene Kennedy pernah berkata, "Ketika seseorang menghargai kita apa adanya, ia mempertegas keberadaan kita."
Empat hal yang sulit untuk diucapkan:
1. Saya berterimakasih
2. Bisa saya bantu?
3. Saya minta maaf
4. Kamu lebih hebat dari saya

p/s : Tidak selamanya cinta bebas dari syarat, ketika kita telah berani untuk mencintai seseorang dengan sepenuh hati berarti secara tidak langsung kita telah memenuhi satu persyaratan yaitu : BAHAGIAKAN ORANG YANG KITA CINTAI WALAUPUN TERASA PAHIT DAN SAKIT. Dan syarat itu harus diapresiasikan dengan keberanian kita untuk melihat orang yang kita cintai bahagia walaupun dengan orang lain. pedih memang karena cinta tidak harus selalu untuk dimiliki, karena cinta sejati hanya milik hati dan dimiliki oleh hati
Artikel cinta ini berdasarkan kisah yang benar.
Dilihat dari usia beliau sudah tidak muda lagi, usia yang sudah senja bahkan sudah mendekati malam. Masa Pak Suyatno, 58 tahun ke sehariannya diisi dengan merawat isterinya yang sakit. isterinya juga sudah tua. Mereka berkahwin sudah lebih 32 tahun.Mereka dikurniakan 4 orang anak .......di sinilah awal cubaan menerpa, setelah isterinya melahirkan anak keempat .........tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak boleh digerakkan. Hal itu terjadi selama dua tahun.
Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak mampu digerakkan lagi.

Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapkan, dan mengangkat isterinya ke atas tempat tidur. Sebelum berangkat ke tempat kerja dia meletakkan isterinya di hadapan TV supaya isterinya tidak berasa kesunyian.Walau isterinya tidak dapat bercakap, tapi dia selalu melihat isterinya tersenyum, dan Pak Suyatno masih berasa beruntung kerana tempat kerjanya tidak begitu jauh dari rumahnya, sehingga siang hari dia boleh pulang ke rumah untuk menyuapi isterinya makan. Petangnya dia pulang memandikan isterinya, mengganti pakaian, dan selepas maghrib dia temankan isterinya menonton tv sambil bercerita apa sahaja yang dia alami seharian.

Walaupun isterinya hanya mampu memandang (tidak mampu memberikan respons ), Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda dan bergurau dengan isterinya setiap kali menjelang tidur.

Rutin ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan sabar dia merawat isterinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yang masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Kerana setelah menikah mereka tinggal dengan keluarga masing-masing.

Dan Pak Suyatno tetap merawat ibu kepada anak-anaknya, dan yang dia inginkan hanya satu: semua anaknya berjaya.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yang sulung berkata : "Pak kami ingin sekali merawat ibu ... Semenjak kami kecil kami melihat bapak merawat ibu dan tidak ada sedikit pun keluhan keluar dari bibir bapak, bahkan bapak tidak izinkan kami menjaga ibu."

Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya .........

"Sudah yang kali keempat kami mengizinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengizinkannya. Bila papak akan menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini .....
kami sudah tidak sampai hati melihat bapak begini... kami berjanji akan merawat ibu dengan sebaik-baiknya secara bergantian," ujar anaknya yang sulung merayu.

Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak didugaoleh anak-anaknya.

"Anak-anakku. .... jikalau hidup di dunia ini hanya untuk nafsu.... mungkin bapak akan berkahwin lagi.... tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku... . itu sudah lebih dari cukup. Dia telah melahirkan kalian..."Sejenak kerongkongannya tersekat..."Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak dapat dinilai dengan apapun.Cuba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkankeadaannya seperti Ini ?

Kalian menginginkan bapak bahagia .... Apakah batin bapak dapat bahagia meninggalkan ibumu dalam keadaannya seperti sekarang ?

Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Allah kesihatan yang baik dirawat oleh orang lain .......bagaimana dengan ibumu yg masih sakit ?

Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak Suyatno...Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata ibunya... Dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu...

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stesen TV swasta untuk menjadi panel jemputan acara Bimbingan Rohani Selepas subuh dan juru acara pun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno...

Kenapa bapak mampu bertahan selama 25 tahun merawat Isteri yang sudah tidak mampu berbuat apa-apa?

Ketika itu pak Suyatno pun menangis....tamu yang hadir di studio yang kebanyakan kaum ibu pun tidak mampu menahan haru...

Disitulah Pak Suyatno bercerita...Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta tapi dia tidak mencintai kerana Allah maka semuanya akan luntur...

Saya memilih isteri saya menjadi pendamping hidup saya .......Sewaktu dia sihat diapun dengan sabar merawat saya... Mencintai saya dengan sepenuh hati zahir dan batinnya bukan dengan mata kepala semata-mata. .. dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu dan baik-baik...

Sekarang dia sakit berkorban untuk saya kerana Allah... Dan itu merupakan ujian bagi saya.

Sihat pun belum tentu saya mencari penggantinya. .. apalagi dia sakit ... Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya mengadu kepada Allah di atas sajadah supaya meringankan penderitaan isteri saya.

Dan saya yakin hanya kepada Allah tempat saya mengadukan rahsia dan segala kesukaran saya...kerana DIA maha Mendengar... .

Adakah anda sanggup berkorban sebegini demi cinta?
Last monday,a group of student of 14 weeks KDP had paid a visit for adik Hazziq at PPUM Hospital.Adik Hazziq,7,son of Raba'ah, was admitted to this hospital due to an accident on 14th April.His left leg was badly injured because of the accident.
The arrival of the visitors...
KASIHNYA IBU...MEMBAWA KE SYURGA.....Sama-samalah kita doakan agar adik Hazziq segera sembuh dan menikmati kembali zaman kanak-kanaknya...untuk Raba'ah dan suami,bersabarlah atas segala ujian Allah...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...